Inspirasi Story - Teach you a lesson merupakan salah satu drama korea yang diadaptasi dari webtoon populer yang berjudul True Education atau Get Schooled. Drama ini menceritakan pembentukan biro perlindungan terhadap hak pendidikan (BPHP) di bawah Kementrian Pendidikan yang bertugas untuk memberantas kekerasan, pembullyan dan mengembalikan wibawa guru di sekolah. 

Tim pada biro tersebut tidak takut menghadapi para pembuat onar dan akan memberikan pelajaran tegas dengan cara yang tidak biasa. Selain itu, biro tersebut tidak hanya memihak pada guru, melainkan memihak pada "korban." Korban bisa berasal dari guru, murid, atau orang tua. 

Drama ini memiliki 12 episode, setiap episodenya mengangkat topik permasalahan dalam dunia pendidikan yang berbeda-beda. 

Salah satu episode dalam drama ini (episode 5) menceritakan seorang wali murid yang overprotektif terhadap anak perempuannya yang bersekolah di PAUD. Sang Ibu terlalu mencintai dan melindungi sang anak serta tidak peduli kalau tindakannya menyakiti orang lain atau tidak. 

Hal tersebut membuat Sang Ibu terlalu ikut campur dan mengatur cara guru mengajar dan mendidik anak perempuannya. Sebagai contoh, Sang Ibu sering menghubungi guru tersebut setiap detik, hingga setiap menit. Melarang guru tersebut untuk memberikan tanda silang di lembar jawaban putrinya ketika jawabannya salah karena menurut beliau hal itu membuat putrinya minder. 

Bahkan, Sang Ibu menemui guru dan menghina secara langsung bahwasannya guru tersebut tidak cocok menjadi guru dan tidak mempercayakan putrinya kepada sang guru. Hal tersebut membuat guru tersebut terintimidasi dan tertekan, sampai tidak mengajar terlebih dahulu. 

Akhirnya pihak BPHP mengambil alih permasalahan dengan mengirimkan salah satu timya (pemain utama) menjadi guru di kelas putri dan memperlakukan Ibu tersebut seperti apa yang dilakukannya kepada sang guru, yaitu dengan sering menerornya dengan cara mengirimkan pesan-pesan. 

Sang Ibu pun merasa terganggu dengan pesan-pesan yang sering dikirimkan oleh tim BPHP yang menyamar menjadi guru dan ingin melaporkan tim BPHP, sehingga Sang Ibu langsung mendatangi kepala sekolah dan menganggap kepala sekolah tidak bisa mendidik para gurunya. 

Kepala sekolah pun menegur bahwasannya yang dilakukan sang ibu juga melanggar hukum, jika ada keluhan harap mengikuti proses resmi yang berlaku. Jika masih kurang silakan mengirimkan petisi ke staf Kementerian Pendidikan atau BPHP. Sang Kepala Sekolah pun berkata "putrimu memang anak yang berharga, tetapi para guru juga anak yang berharga bagi orang tua mereka"

Melalui sepenggal cerita pada drama Korea di atas mengajak orang tua dan masyarakat menyadari bahwa guru adalah mitra dalam mendidik anak, bukan bawahan yang dapat diintimidasi. Mengabaikan atau merendahkan wibawa guru justru merusak proses pembelajaran itu sendiri.

*disampaikan oleh Nur Lailatul Khikmah, S.Pd

Lebih baru Lebih lama