SMP Sains Tebuireng - Senin (17/08/2026) Pesantren Sains Tebuireng melangsungkan Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan Bangsa Indonesia Ke 81 di halaman samping SMA Trensains Tebuireng. 

Upacara diikuti oleh segenap warga Pesantren Sains Tebuireng, mulai dari jajaran pimpinan Pesantren Sains Tebuireng, pimpinan beserta guru dan karyawan SMA Trensains Tebuireng, pimpinan beserta guru dan karyawan SMP Sains Tebuireng, Gus Uing Imam Mahdi, H. Agus Mughni Mohammad, S.H., M.A selaku Mudir IV Bidang Modal Insani Pesantren Tebuireng, Pembina Santri dan seluruh santri putra serta putri.

Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan khidmat, sesuai rangkaian acara yang telah ditentukan. Hal itu tidak lepas dari petugas upacara yang diemban peserta didik SMA Trensains Tebuireng mampu dijalankan dengan baik. Hal itu tampak dari lancarnya masing-masing petugas upacara dalam menjalankan tugas  tanpa ada kesalahan berarti. 

Ustadz Ah. S.S. Arif Khuzaini, S.A., S.Pd.I selaku Kepala Pondok Pesantren Sains Tebuireng yang bertindak sebagai pembaca naskah proklamasi, mampu membakar semangat seluruh peserta upacara. Dengan suara yang lantang beliau membacakan kata demi kata dengan tegas dan intonasi yang tepat.

Bapak H. Agus Mughni Mohammad, S.H., M.A selaku Mudir IV Bidang Modal Insani Pesantren Tebuireng yang bertindak sebagai pembina upacara membacakan amanat yang disampaikan Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz. Beliau menyampaikan bahwa sebagai santri Tebuireng sudah sewajarnya mengamalkan Budaya "BERKAH."

B : “Berilmu” berarti tekun mencari pengetahuan melalui pembelajaran berkelanjutan, didorong oleh rasa ingin tahu, dedikasi, dan kesadaran akan pentingnya pengetahuan dalam hidup.

E : “Etika” berarti prinsip moral yang mengarahkan keputusan dan tindakan, menekankan kebaikan, keadilan, tanggung jawab sosial, dan dampak moral setiap tindakan.

R : “Religius” mencerminkan keterhubungan dengan keagamaan, perncarian makna hidup, ketaatan kepada ALLAH Yang Maha Kuasa, serta kesalehan dan hormat terhadap keagungan yang lebih tinggi.

K : “Kreatif” mencerminkan kemampuan menciptakan dan berinovasi, menekankan imajinasi, inovasi, dan keberanian memperkenalkan ide-ide baru, serta pernghargaan terhadap keunikan dan keindahan.

A : “Amal Shalih” berarti tindakan baik dan benar, mencerminkan niat tulus, keikhlasan, tanggung jawab sosial, serta kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

H : “Hikmah” berarti kebijaksanaan dalam menilai situasi, membuat keputusan tepat, memahami konsekuensi tindakan, dan membagikan kearifan dalam menjalani kehidupan.

Maka seyogyanya sebagai santri Pesantren Tebuireng harus tekun dalam menuntut ilmu dengan etika religius dan memiliki kreatifitas dalam menghadapi segala hal, sehingga mampu mangambil keputusan yang bijak dengan pertimbangan yang matang. Hasilnya tentu saja menjadi menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama manusia dan makhluk ciptaan Allah lainnya.

Seusai penyampaian amanat, rangkaian acara berikutnya yakni menyanyikan Hymne Tebuireng dan lagu-lagu Nasional yang dipandu tim paduan suara yang diikuti seluruh peserta upacara. Seluruh peserta upacara turut menyanyikan lagu dengan semangat, membuat panas teriknya matahari teralihkan dengan suka cita dalam lantunan nyanyian lagu Nasional.

Selepas menyanyikan lagu Nasional, acara yang berjalan begitu khidmat ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak H. Haerul Anam, S.Pd.I selaku Kepala SMA Trensains Tebuireng. Terakhir dipungkasi dengan foto bersama dan ramah tamah bersama seluruh peserta upacara.


Lebih baru Lebih lama