Inspirasi Story - “Saya ndak bisa, Ustaz...” Kalimat sederhana itu mungkin sering terdengar ketika anak-anak mulai belajar banjari. Berbagai alasan muncul, mulai dari merasa tidak mampu, takut salah, hingga khawatir hasilnya tidak sesuai harapan. Tanpa disadari, rasa takut terhadap kegagalan membuat mereka memilih tetap berada di zona nyaman. Padahal, terlalu lama berada di zona nyaman justru dapat membuat potensi dan kreativitas mereka tidak berkembang.

Namun, sebuah pengalaman dalam proses belajar banjari menunjukkan hal yang berbeda. Ketika anak-anak diberikan kesempatan untuk mencoba, dibimbing, dan terus didorong untuk tidak takut melakukan kesalahan, perlahan mereka mulai berani. Yang awalnya berkata “tidak bisa”, ternyata mampu memainkan alat musik dan mengikuti irama dengan baik. Dari sini terlihat bahwa terkadang yang mereka butuhkan bukan kemampuan yang sempurna sejak awal, melainkan kesempatan untuk mencoba dan seseorang yang percaya bahwa mereka bisa.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bagi para pendidik bahwa setiap kata yang kita sampaikan kepada siswa bisa meninggalkan jejak yang panjang. Karena itu, mari biasakan memberikan kata-kata yang positif, membangun, dan menumbuhkan keberanian. Tidak ada perubahan tanpa keberanian untuk mencoba. Barangkali, satu kalimat sederhana seperti “Kamu pasti bisa, coba dulu” yang kita ucapkan hari ini akan menjadi awal dari perubahan besar yang suatu hari nanti membuat kita berkata, “Wah, ternyata kamu bisa!.”

*disampaikan oleh Imam El Sadad

Lebih baru Lebih lama